468x60 Ads

Sejarah Nama Green Day

Green Day terbentuk dari kegemaraan Billie bermain music di garasi rumahnya. Kemudian Mike yang merupakan keponakan Billie, datang berkunjung ke rumah Billie bersama ibunya pada akhir pekan.

Mike merasa tertarik untuk ikut bermain music bersama Billie. Namun ia tidak bisa memainkan satu pun alat music. Akhirnya, Billie mengajarkan Mike bermain alat music bass. Mike merasa tertantang dan tidak ingin pulang. Dan ibunya mengijinkan mike untuk tetap tinggal bersama Billie untuk bermain music. Dalam waktu singkat, mike dapat menguasai teknik bermain bass dengan cukup baik.

Billie tidak melanjutkan sekolahnya. Ia berhenti pada saat duduk di bangku sekolah menengah atas. Ia lebih suka bermain music dan menonton music di panggung music bawah tanah yang keras. Berbeda dengan Billie, Mike berhasil menyelesaikan sekolah menengah atasnya. Hal tersebut dikarenakan rasa tanggung jawab yang besar atas pengorbanan ibunya untuk menyekolahkan dirinya. Rasa tanggung jawab itu semakin besar karena sejak kecil orang tua mike bercerai dan ia tinggal bersama ibunya.
            
Billie merasa kemampuannya dan Mike bermain music sudah cukup layak untuk tampil di panggung bawah tanah yang keras. Namun, kkarena umur merka yang masih muda serta kurangnya pengalaman manggung yang memadai, mereka pun gagal unjuk kebolehan. Tidak diduga, salah satu drummer yang memiliki show record bagus di panggung tersebut mau membantu Billie dan Mike untuk tampil di panggung tersebut. Secara mengejutkan, mereka bermain sangat baik dan seakan-akan menghipnotis para penonton.
            
Mereka pun menjadi band local yang terkenal, namun nama band mereka belum menjadi Green Day. Tidak perlu waktu lama, salah satu lebel local menawari mereka untuk membuat album. Dalam waktu singkat, album mereka laris di pasaran. Yang paling fenomenal adalah pada saat album pertama mereka, yaitu saat Billie dan Mike belum genap berusia 17 tahun.
            
Setelah serangkaian tur dijalani, drummer mereka memutuskan untuk mengundurkan diri dan lebih memilih untuk melanjutkan sekolahnya di luar kota. Billie dan Mike pun sempat putus asa dan berhenti bermain music untuk sementara.
            
Pada suatu hari, Bilie menonton pertunjukan music di panggung bawah tanah, ia melihat Tree Cool sedang tampil bersama saudara dan tetangganya. Personil sekaligus manajer band tersebut mempertemukan Tree Cool dengan Billie dan Mike. Mereka pun mencoba untuk bermain musik.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk manggung bersama Tree Cool dan Tree Cool pun bersedia bergabung bersama Billie dan Mike. Tree Cool sangat baik dan bisa mengisi kekosongan pada band. Mereka pun banyak tur ke luar kota dan sala satu lebel bertaraf internasional menawari mereka untuk bekerjasama untuk membuat album. Namun, salah satu tradisi panggung bawah tanah adalah jika band yang mereka puja di panggung bawah tanah tersebut menerima tawaran dari lebel besar, maka secara spontan mereka akan membenci band tersebut.
            
Hal ini menjadi dilemma untuk mereka, terutama Billie. Billie tidak ingin dibenci oleh panggung yang menjadi roh dalam hidupnya. Namun disisi lain, Billie menginginkan kontrak kerja tersebut. Setelah beberapa memikirkan hal tersebut, akhirnya mereka sepakat untuk menerima tawaran kontrak kerja tersebut. Penggantian nama pun terjadi saat suatu hari mereka menghisap ganja seharian. Mereka menyebut hari itu sebagai Green Day dan mereka sepakat nama Green Day dijadikan sebagai nama baru band mereka.

0 komentar:

Plaas 'n opmerking